Setelah di artikel sebelum nya kita membahas tentang Apa itu Plugin dan fungsinya di WordPress, kita akan berkenalan dengan nama Tema Website. Jika biasa menggunakan bahasa inggris, ini sering disebut Theme Website.
Tema Website ini biasa digunakan oleh orang orang yang ingin mendapatkan desain website yang cepat dengan hasil yang bagus tanpa harus dibuat dari Nol. Proses nya cuman Pilih Tema > Install > Aktifkan saja.
Seperti apa itu Tema Website dan bagaimana cara menggunakan nya untuk Website kita di WordPress ? Mari simak selengkapnya.
Pengertian Tema Website
Mengutip tulisan dari situs Webkul, Tema Website ( bisa juga disebut Tema WordPress ) adalah sekumpulan file yang mengatur tata letak atau desain web. Tema Website ini juga akan mengubah Font, Warna, dan gaya desain nya secara keseluruhan.
Bagian itulah yang membuat suatu website terlihat unik dibanding website lain.
Tema Website di WordPress ini menggabungkan elemen seperti file template, style sheet, gambar, dan skrip untuk membuat desain dan tata letak situs Anda.
Ada 4 Komponen yang dibutuhkan dalam sebuah Tema Website ini, yaitu HTML, CSS, JS, dan PHP.

Secara singkat, kami jelaskan dulu masing masing dari keempat logo diatas.
- HTML ( HyperText Markup Language ) = fungsinya sebagai kerangka atau struktur dasar website. Secara umum digunakan untuk menampilkan Text, Gambar, Video, dan Audio.
- CSS ( Cascading Style Sheets ) = Fungsinya untuk mendesain struktur dasar website tadi menjadi lebih menarik. Seperti memberi warna latar belakang, warna tombol, mengatur ukuran elemen website, jenis font, dan tata letak website agar responsif sesuai ukuran layar smartphone / laptop.
- JS ( Java Script ) = Fungsinya sebagai otak dan interaksi dari website. Contohnya adalah animasi, tombol yang bisa diklik untuk memunculkan popup, berpindah halaman tanpa perlu reload halaman website, dan lain sebagainya.
- PHP ( PHP Hypertext Preprocessor ) = Fungsinya sebagai mesin dibalik layar ( Server Side ). Komponen ini berjalan di komputer server ( bukan di browser Anda ) untuk memproses data secara dinamis, seperti mengelola login pengguna, menyimpan dan mengambil data dari database ( MySQL ), hingga memproses keranjang belanja di Toko Online.
Pembahasan keempat Komponen ini merupakan dasar dasar yang penting bagi seorang Web Developer atau Desainer Website untuk membangun Halaman Website. Namun untuk yang masih pemula dan menginginkan hasil yang cepat dan bagus, semuanya sudah dibuat dalam 1 Tema Website WordPress ini.
Contoh Tema Website yang ada Di WordPress
Setelah kita memahami sedikit tentang tema website, kita akan langsung berkenalan dengan beberapa contoh Tema Website yang ada di WordPress.
Saat tulisan ini dibuat, kami menemukan ada lebih dari +8.000 Tema Website yang bisa dipilih sesuai dengan Jenis Website yang ingin kita bangun.

Tentu, pilihan nya cukup banyak dan tinggal kita pilih
Kita akan ambil setidaknya 4 Contoh Tema Website yang mungkin bisa dipertimbangkan untuk membangun Website sesuai dengan jenis Bisnis Anda.
1. Astra

Astra adalah sebuah Produk Tema Website WordPress yang dibangun oleh situs Brainstorm Force. Tema Website ini merupakan salah satu Tema Website yang sudah diinstall oleh lebih dari +1.89 juta Website di seluruh dunia.
Menurut Klaim Astra, Website yang dibangun dengan Tema ini memiliki kecepatan loading untuk memuat halaman website senilai 0.5 detik. Selain itu, ukuran file yang dihasilkan dari astra ini cukup kecil, hanya 50kb saja.
Ditambah, mereka menggunakan teknologi Vanilla JavaScript yang dikenal memiliki performa yang tinggi karena menggunakan JavaScript murni, ini bisa mengoptimalkan kinerja dan kompatibilitas di seluruh browser.
Tema ini sangat cocok dipakai oleh Bisnis Kecil, Situs Membership, maupun E-commerce.
Selain bisa mengatur halaman Website, Astra juga sudah dilengkapi dengan panel yang bisa mengatur Header, Footer, dan Fitur Schema Markup bawaan.
Tema Astra ini kompatibel digunakan bersama dengan beberapa plugin WordPress seperti Elementor, Woocommerce, Surecart, dan Spectra.
Jangan lupa, Tema Astra ini sangat powerfull digunakan jika Anda sudah memiliki Lisensi Crocoblock. Bagi yang belum tahu, In Syaa Allah di lain kesempatan kami akan menjelaskan apa itu Crocoblock dan peran nya dalam membangun Website.
2. Generate Press

Generate Press adalah Tema Website WordPress yang berfokus pada kecepatan, stabilitas, dan aksesibilitas website yang dibangun. Cocok digunakan bersama dengan Plugin Page Builder dengan nama Generate Blocks yang fungsinya untuk membuat halaman Website dengan element / Blocks yang sudah disediakan oleh Generate Press.
Saat tulisan ini dibuat, Generate Press ini sudah diinstall sebanyak +7.4 juta pemilik Website di seluruh dunia.
Mereka menawarkan performa yang handal, aksesibiltas website yang baik, dukungan pattern library yang lengkap, dan mudah digunakan untuk pemula.
3. Blocksy

Contoh Tema Website berikutnya adalah Blocksy. Blocksy ini dikembangkan oleh Creative Themes untuk membuat Tampilan Website jadi lebih rapi dan responsif di semua ukuran layar pengunjung website.
Blocksy ini sangat cocok digunakan untuk keperluan membuat Website Toko Online yang dibangun dengan fitur dari Plugin Woocommerce. List Produk yang ditampilkan dengan kombinasi dari Blocksy + Woocommerce ini mempunyai beberapa element penting dalam Toko Online.
- Product Quick View = Menampilkan Tombol Detail Produk dengan Popup yang menarik tanpa harus masuk ke halaman nya.
- Ajax Add To Cart = Memasukkan Produk kedalam keranjang secara instan tanpa loading.
- Products Gallery Style = Menampilkan Galeri Produk dengan berbagai gaya yang tersedia.
- Accesibility Ready = Menjadikan Website nya memenuhi standar aksesibilitas dengan semantic html.
- Compare Product = Bisa membuat perbandingan antara satu produk dengan produk lain nya. Ini cocok ketika customer sedang mencari produk yang sama sama berkualitas.
Anda bisa lihat Dokumentasi Fitur nya di Halaman Fitur Blocksy untuk Woocommerce
Blocksy ini memiliki sebuah komunitas besar di Facebook yang telah diikuti oleh +10.000 anggota dari berbagai negara di seluruh dunia.
4. Kava

Contoh Tema Website terakhir yang bisa dipertimbangkan adalah Kava. Berbeda dari ketiga tema sebelumnya, Kava ini hanya bisa didownload lewat situs resmi nya, yaitu Crocoblock.
Kava ini memang dikembangkan oleh Crocoblock ini untuk membuat sebuah tampilan website yang sepenuh nya terintegrasi dengan fitur fitur dari Crocoblock. Bagi Anda yang mungkin sudah kenal dengan Elementor, Tema Website yang satu ini sangat cocok digunakan secara bersamaan.
Kava ini cocok digunakan untuk yang sedang membuat Website Blog, Company Profile dan Toko Online yang dibangun dari Woocommerce. Dengan catatan khusus bila Anda ingin membangun Toko Online, perlu juga untuk menggabungkan nya dengan penggunaan plugin elementor + JetWooBuilder supaya tampilan nya maksimal.
Tampilan Website yang dibuat dengan Kava ini sangat responsif, ringan, dan memiliki fitur translation ke berbagai bahasa yang diinginkan.
Cara Menggunakan Tema Website di WordPress
Sekarang, Anda sudah berkenalan dengan beberapa tema website diatas. Saat nya memilih salah satu dari tema tersebut untuk dipakai ke Website Anda.
Pada kasus ini, kita akan mencoba menggunakan Kava dari Crocoblock untuk membuat Website Blog.
Pertama, Anda harus akses halaman untuk Download Kava disini. Nanti disana akan langsung melihat Tombol “Get Now For Free“. Klik tombol tersebut, nanti akan muncul popup seperti ini:

Anda isi Email nya, nanti akan muncul notif seperti ini:

Anda perlu menunggu sekitar 2-3 menit untuk bisa mendapatkan email yang berisi link download tema kava. Baca Email nya, lalu Download.
Setelah itu, Anda buka Dashboard WordPress dan pilih Tema > Unggah Tema > masukkan file Tema Kava yang baru saja kita download. Terakhir Install

Setelah itu Anda aktifkan tema nya

Sekarang, kita akan mencoba membuat gaya Website Blog nya menjadi menarik. Buka Menu Tema > Pilih Kava > Sesuaikan.

Setelah itu, Anda coba cari Menu “Blog Settings“. Kemudian atur layout bagaimana halaman website menampilkan postingan blog yang kita miliki. Contoh nya kita buat seperti ini:

Disana, Anda bisa atur Layout nya jadi Grid, Listing, Masonry, atau Creative. Ada banyak style yang bisa dicoba, selain itu bisa mengatur bagian lain seperti menampilkan author, tanggal posting, kategori, tags, Tombol dan Excerpt nya.
Kesimpulan
Dengan adanya pilihan Tema Website yang beragam, ini bisa memudahkan kita dalam membangun website dengan cara yang mudah tanpa harus mengerti bahasa pemrograman.
Kita bisa atur Header, Footer, Layout Blog, Single Page, dan juga Halaman Toko Online dengan mudah hanya beberapa klik saja.
Bila Anda ingin menggunakan Layanan Marketplace atau membuat Website untuk Bisnis Anda, silakan kunjungi Halaman Layanan Mas Chan Digital disini.
Anda juga bisa update informasi artikel terbaru seputar edukasi bisnis, islam, dan Jadwal kajian sunnah di Kota Serang Banten di Grup Komunitas WhatsApp Mas Chan Digital.
Referensi:
https://webkul.com/blog/what-is-wordpress-theme/
https://generatepress.com/blocks
https://creativethemes.com/blocksy/
